Pernah merasa baru gajian tapi uang sudah tinggal separuh? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak orang kesulitan mengatur keuangan pribadi karena belum punya sistem yang tepat. Padahal, dengan sedikit disiplin dan strategi sederhana, kamu bisa banget mulai ngatur keuangan biar nggak terus-terusan tekor di akhir bulan. Yuk, simak panduan praktisnya!

β 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran
Langkah pertama adalah sadar ke mana uangmu pergi.
πΉ Tips:
- Gunakan aplikasi keuangan seperti Money Lover, DompetKu, atau Excel sederhana
- Catat setiap transaksi, sekecil apa pun
β 2. Gunakan Metode 50/30/20
Bagi gajimu ke dalam tiga kategori utama:
- 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, sewa)
- 30% untuk keinginan (nongkrong, hiburan, belanja)
- 20% untuk tabungan atau investasi
β 3. Pakai Sistem Amplop atau E-wallet Terpisah
Buat pos-pos khusus, bisa dalam bentuk amplop fisik atau dompet digital.
πΉ Contoh:
- E-wallet A untuk kebutuhan harian
- E-wallet B untuk dana darurat
- E-wallet C untuk self-reward
β 4. Buat Dana Darurat Sekecil Apa pun
Punya dana darurat itu wajib, minimal 1β3 bulan pengeluaran.
πΉ Mulai dari:
- Sisihkan Rp10.000β50.000 per hari
- Gunakan rekening berbeda yang tidak mudah diakses
β 5. Pantau dan Evaluasi Setiap Bulan
Cek apakah kamu sudah sesuai rencana atau boros di pos tertentu.
πΉ Tips:
- Lakukan review keuangan setiap akhir bulan
- Koreksi kebiasaan buruk (misalnya jajan online berlebihan π )
Ngatur keuangan pribadi nggak harus ribet. Kuncinya cuma satu: mulai dari sekarang dan konsisten. Uangmu bisa jadi alat bantu hidup yang lebih tenangβasal kamu bisa mengelolanya dengan bijak. Yuk mulai bikin dompet lebih sehat dari hari ini!
Tertarik dengan topik seperti ini?
Klik di sini untuk cek produk dan artikel lainnya!
(Red.)
